Friday, August 16, 2013

MESIR DAN GOLPUT TAHUN DEPAN


Situasi di Mesir semakin panas. 
Demontran pro presiden Mursi banyak yang dibunuhi oleh tentara.
Beberapa waktu lalu presiden Mursi digulingkan oleh suatu ‘kudeta militer’.
Padahal Mursi berhasil menjadi presiden lewat jalur demokratis, menganut aturan demokrasi. 
Demokrasi, sesuatu yang selalu diwacanakan baik oleh pihak Amerika dan teman-temannya, sudah diikuti oleh Mesir. 
Padahal Mesir adalah Negara Islam, atau kalaupun tidak, Mesir mempunyai jumlah penduduk Islam yang mayoritas. 
Akan tetapi ketika cara demokratis malah memenangkan Mursi yang Islam taat, yang hafal Al Qur’an, beliau malah digulingkan, dikudeta. 
Dan Amerika tidak berbuat banyak untuk mencegah ataupun membela Mursi, yang menang pemilu yang sah, yang demokratis.
Amerika yang pembela demokrasi, bagaimana ini?
Amerika gak suka Islam berkuasa. 
Mesir sudah ngikutin demokrasi ala Amerika. 
Ikhwanul Muslimin yang partai Islam juga mau ngikutin jalan demokrasi ala Amerika. 
Mungkin mereka beranggapan akan memperjuangkan syariat Islam lewat jalur demokrasi, sehingga nantinya diharapkan akan bisa menunjung nilai-nilai Islam di dunia pemerintahan dan sebagainya.
Oke, ternyata memang Ikhwanul Muslimin menang pemilu. 
Mursi naik jadi presiden.
Dan ternyata kejadiannya seperti sekarang ini.

Saya pribadi kemudian menarik suatu kesimpulan yang sangat naïf dan katro tentang urusan demokrasi dan juga menjadi golput di pemilu mendatang.
Kuasa Tuhan akan berlaku tanpa ada sesuatu yang mampu menghalangi.

Kemudian saya mencoba menyandingkan antara Ikhwanul Muslimin dengan PKS.
PKS pun juga serupa dengan Ikhwanul Muslimin ataupun banyak yang mengidentifikasikan bahwa PKS adalah Ikhwanul Muslimin versi Indonesia.
PKS adalah – dulunya – partai Islam ekslusif yang sekarang berubah menjadi permisif dan inklusif. 
PKS pun saya rasa juga mempunyai agenda untuk menaikkan nilai-nilai Islam di dalam semua peri kehidupan di Negara ini.

Kalau memang mau menegakkan nilai-nilai Islam, harusnya mengikuti apa-apa yang sudah diatur di Al Qur’an dan hadist nabi. Di luar dari itu, tentunya akan berantakan
Jalan Tuhan adalah selalu ada dan nyata.

Kayaknya tidak mungkin ya menegakkan nilai Islam tanpa lewat partai politik dan system demokrasi?
Kalau Tuhan berkehendak, semuanya bisa diatur. Remehlah ituu..
Untuk itu saya kayaknya akan mempercayakan pada jalan Tuhan untuk pemilu tahun mendatang.
Eh tapi saya kan malah belum terdaftar juga di daftar pemilih sementaraa..

5 comments:

khusna khairunnisa said...

mesir, syiria, siapa lagi kah korban-korban adu domba kapitalis kemudian? sungguh mengharukan...di tengah warga yang bersimbah darah, ada yang tertawa di atas mereka...

Bismillah...semoga gejolak itu segera usai...

21inchs said...

saya malah gak tau kalau ada tertawa-tawaa..

ndop said...

Jangan golput dong. Golput itu bukan pilihan rdas. Orang cerdas itu adalah bisa memilih mana yg terbaik dari dua yg buruk.

Ayoh optimis! Jangan golput! Gimana Tuhan mau membantu kita kalau kita gak optimis????

21 said...

Tuhan sudah menentukan jalan utk itu mas..

21 said...

Tuhan sudah menentukan jalan utk itu mas..

About Me

My photo
Saya lahir di kota suci di jalur pantura, kota kretek, kota Kudus. Lahir dan besar disana, kemudian menuntut ilmu di malang dan kemudian numpang tinggal di Depok, kota pinggiran Jakarta, dan mencari nafkah di Depok dan Jakarta ibukota Indonesia