Thursday, April 25, 2013

MARTABAK

Hanya gara-gara aku merasakan keenakan minum kopi susu creamer, aku jadi kepingin mencarikan teman untuk kopi susu creamer yang aku sedang nikmati Dan sepertinya martabak telor adalah pilihan yang sangat tepat Martabak manis juga mengundang selera, tapi rasa manis yang dihasilkan oleh kopi susu creamer akan beradu manis dengan lelehan coklat dan meisis martabak manis, dan itu akan menjadi perpaduan yang kurang sempurna, kurang complementer Akan tetapi kalau martabak telor yang dipadupadankan dengan kopi susu creamer, hmmm akan terjadi perpaduan yang saling melengkapi antara rasa gurih dari martabak dan rasa manis sedikit pahit dari kopi susu creamer Tapi tidak demikian dengan aku dan kamu.. Kamu manis, aku juga manis.. Dan itu tidak menjadikan perpaduan yang tidak menarik.

Wednesday, March 13, 2013

CINTA SEGITITA

rasa cinta dan kegamangan itu
berputar-putar diantara aku dan dia
dan masing-masing orang yang aku dan dia cintai

berdenting pelan
dan sangat nyeri menusuk

berpendar biru
berpendar merah

sangat berirama mengalun
mengayun menorehkan luka dan luka

menyayat masing-masing hatiku dan hati dia

mengayunkan masing-masing hariku dan hari dia

Monday, March 11, 2013

THANKS UN

Thanks ya Un ... Ternyata pake account yg lain bisa masuk ...

Thursday, March 15, 2012

MASALAH HARUS SEGERA DISELESAIKAN

tepekur
wajah penuh berlipat-lipat
dan kegamangan

seperti mobil yang berjalan lambat
dan memang diharapkan berjalan lambat
dan diharapkan waktu bisa berhenti
atau berputar mundur
tapi ternyata bumi berputar tetap
cepat atau lambat esok hari akan datang

ada yang siap menerkam,
ya menerkam…
bahkan menelanjangi

esok hari akan tiba

Wednesday, March 14, 2012

MASIHKAH TUHAN MAHA KAYA?



Gambarnya sangat keren khan?
Sangat keren dan jenaka.

Postingan dgn gambar karakter Popo ini, pertama kali saya berrencana memberi judul : Marketing Religious.

Kemudian berubah pikiran, postingan ini akan saya beri judul : Sistem Kepemilikan.
Kata Sistem Kepemilikan saya ambil dari judul lagunya Koil.
Wuih, kayaknya lebih mantab niy...
Tapi akhirnya urung juga. Kayaknya gak asyik aja memberi judul postingan dari judul lagu orang lain. Kesannya gak orisinil.
Whatever-lah...

Kemudian sekarang saya malah kehilangan ide utk memberi judul postingan ini.
Tapi yg jelas, ada yg bisa dijadikan bahan pembicaraan yg sangat serius dgn gambar dan tulisan di karakter Popo tersebut.
Apakah Tuhan sudah tidak lagi maha kaya sehingga perlu menjualbelikan tanah?
Bagaimana terjadinya transaksi antara Tuhan dan manusia sebagai pembeli tanah tersebut, padahal pembeli adalah raja...
Whatever-lah...

Saya kok yakin kalo Popo hanya bercanda memberi tulisan seperti itu, tidak ada maksud tersembunyi

Saya selalu suka karakter Popo dan sedang berusaha mengkoleksi foto gambar-gambar Popo.

Gambar karakter Popo ini ada di reruntuhan bekas lapak yg kebakar di daerah Lenteng Agung. Dari arah Pasar Minggu ke Depok adanya di sebelah kanan jalan.

Tuesday, March 13, 2012

CERITA KLASIK MENANTU DAN IBU MERTUANYA

Udah jam 5 sore, sang menantu buru-buru cabut pulang dari kantornya.
Ngebut se-ngebut-ngebutnya supaya cepat sampe rumah untuk menonton pertandingan Piala Dunia antara Spanyol vs Ukrania.

Begitu sampe rumah, langsung mandi dan beres-beres diri supaya keliatan rapi jali dan cakep menawan.
Setelah sholat isya’ langsung aja sang menantu stand by duduk manis di kursi panjang empuk ngejagain televisi.
Ntar lagi jam 8 pertandingan dimulai

Lagi asyik-asyiknya ngemil sambil nonton komentator ngomong ini itu ini itu, tiba2...

Pett!!!
Mati lampu!!!

Waduh...

Sang menantu jadi jelalatan.
Jarum jam sudah menunjuk angka 8 pertanda pertandingan sudah dimulai. Setelah nyalain lilin, sang menantu hilir mudik kesana kemari dan ngomel-ngomel kecil.
Sang istri cuman ketawa-ketawa aja...

Akhirnya sang menantu ingat kalo di lapangan ada acara nonton pertandingan Piala Dunia lewat layar lebar.
Pasti di sana gak mati lampu, kalopun mati lampu pasti ada gensetnya untuk menyiarkan pertandingan Piala Dunia di layar lebar, begitu pikir sang menantu.

Setelah minta ijin pada sang istri dan pamitan, buru-buru sang menantu menuntun motornya untuk menuju ke lapangan.
Maklum jarak dari rumah ke lapangan lumayan jauh.
Kalo naik motor khan bisa cepat sampe dan gak bikin kaki capek.
Baru saja sang menantu menuntun motornya keluar pagar,
tiba2...

Byarr....
Lampu nyala lagi...

Alhamdulillah...

Yes!!! Yes!!!

Langsung aja sang menantu balik badan dan memasukkan kembali motornya. Sambil buru-buru lari-lari kecil sang menantu masuk ke ruang TV. Tapi begitu sampe di ruang TV sang menantu bukannya langsung duduk manis di kursi panjang yang empuk, melainkan terdiam mematung dan hanya melongo saja, karena ternyata sang ibu mertua sudah duduk di kursi panjang empuk, di depan pesawat TV dan menonton sinetron...

Sang istri cuman cekikikan aja sambil berbisik mesra...

Kesian deh mas...