Wednesday, August 20, 2014

MENDAKI GUNUNG


Dulu sewaktu saya masih sekolah dan kuliah, saya pernah dan suka mendaki gunung.
Pernah naik gunung dan kemudian menjadi suka, menjadi keranjingan.
Walaupun belum dalam tahapan yang akut.
Gunung Muria, gunung bromo dan bukit panderman, adalah pegunungan yang pernah saya daki.

Kenikmatan naik gunung adalah ketika kita sedang mendaki di malam hari, ketika kita sedang istirahat dan memandang ke langit luas yang tak terhalang gedung dan apapun, dan kita dengan jelasnya bisa melihat bintang jatuh, melihat meteor yang melesat dan juga melihat gugusan rasi bintang yang sangat kelihatan jelas.
Di ketinggian kita juga bisa melihat city light yang sangat keren.

Sekarang, setelah saya menikah dan berkeluarga saya sudah tidak pernah lagi naik gunung.
Susah cari waktunya dan mungkin juga tenaga saya sudah tidak sekuat dulu lagi.
Apalagi saya tidak pernah berolah raga.

Ada teman seangkatan saya, yang dulunya sangat anti ketika diajak naik gunung.
Dari segi fisiknya memang dia keliatannya sangat tidak mendukung untuk kegiatan naik gunung.
Sori ya, dia berkelakuan agak agak kemayu.
Walaupun dia bakalan murka setengah mati kalau dibilang seperti bencong.

Sekarang, ketika teman teman seangkatan sudah pada menikah dan menimang anak, dia masih singel.
Dan sekarang dia baru keranjingan kegiatan mendaki gunung.
Mungkin untuk mengisi waktu luangnya dan menghambur hamburkan uangnya.
Mungkin juga untuk ajang pembuktian bahwa dia adalah lelaki sejati.

Di saat teman teman seangkatannya sudah mulai dengan gampang ’menikmati’ gunung yang lain, gunung yang lebih dekat, dia malah baru berkelelahan mendaki gunung yang sebenarnya.
Dia belum bisa merasai gunung yang tidak perlu jauh jauh yang lebih menggiurkan.

14 comments:

Dunia Ely said...

fotonya mana Inchs?

ronal said...

yah begitulah 21INCHS..kalau masih single dan kuliah sukanya naik gunung dan berpetualang...nah kalau sudah berkeluarga senangnya naik gunung kembar wekekek :D

21inchs said...

ely
fotonya udah pada ilang mbak..

ronal
sekali dateng langsung to the point ini ronal..
but you're right..
hahahaa..

zach flazz said...

banyak yang terlambat menekuni hobi, hehe... tapi barangkali lebih baik terlambat daripada disetrap

21inchs said...

iya betul pak..

pak blogmu apa pak yg gak google plus?
google plus gak bs saya buka dari komputer saya pak..

eksak said...

kalo udah nikah dan berkeluarga, gunungnya beda, DaB! gunung yang inilah, gunung yang itulah ...

21inchs said...


emang ada berapa gunung sak?

arif rahman said...

Blogwalking -------------------> pammadistro.blogspot.com

eksak said...

Banyak! Bahahaha

nunu said...

saya dulu juga suka naik gunung, sekarang malah turun gunung,,, hihi lama bangeeet, masih kuat gak ya

Domain murah said...

terimakasih postingannya

21inchs said...

arif
oke selamat datang..

eksak
apa aja?

nunu
perlu dicoba lagi mbak..

domain
sama sama..

Muhammad Khoirudin said...

kalo saya masih ragu. ngga berani naik gunung takut terjadi kecelakaan dalam pendakian hihihihi,,,,,

21inchs said...

mumpung masih muda cobain aja mas..

About Me

My photo
Saya lahir di kota suci di jalur pantura, kota kretek, kota Kudus. Lahir dan besar disana, kemudian menuntut ilmu di malang dan kemudian numpang tinggal di Depok, kota pinggiran Jakarta, dan mencari nafkah di Depok dan Jakarta ibukota Indonesia